Investasi Tembus Rp 47 T, 102 Kepala Daerah Kerja Sama Dengan 68 Badan Usaha

Uang

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar acara ‘ Jakarta Food Security Summit 4’ dengan tema ‘Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan’, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (8/3).

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) antara 102 Kepala Daerah dengan 68 badan usaha.

Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat mendukung perkembangan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Ada sekitar 200 kerja sama, dengan investasi sekitar Rp 47 triliun dan dapat menyerap tenaga kerja sampai 10 juta,” ungkapnya di sela-sela acara ‘Jakarta Food Security Summit 4’, di JCC, Jakarta, Kamis (8/3).

Eko menyebut bahwa program Prukades ini didesain untuk dilakukan di desa-desa di Indonesia dengan tingkat keekonomian yang rendah.

“Desa-desa itu kan miskin karena tidak ada skala ekonominya. Dengan Prukades, pemerintah memberi insentif bibit, pupuk, traktor, infrastruktur, untuk mau fokus pada satu komoditi tertentu, sehingga punya skala ekonomi dan kita bisa bawa dunia usaha dan bank untuk membantu bentuk model itu.”

Kata dia, dalam menjalankan program ini akan melibatkan semua Kementerian, Pemda maupun Badan Usaha, menurut tugas dan wewenang masing-masing. “Contohnya Kementerian Pertanian bantu pupuk untuk 50 ribu hektar itu sekitar Rp 60 miliar. Terus ada perusahaan investasi pasca panen. Kementerian PU berikan infrastruktur seperti jembatan,”

Lebih jauh dia menyampaikan bahwa program ini sudah mulai berjalan di beberapa daerah di Indonesia. “Salah satunya adalah perkebunan tebu di Sumba timur, itu sangat ekstrem. Ada satu perusahaan kerja sama dengan Pemda dan daerah transmigrasi, 2019 nanti diharapkan bisa produksi 200.000 ton gula,” tandas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *